<< June 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


Jun 4, 2009
Military look alike hingga tampang mahasiswa

Entah mungkin penampilan saya memang seperti tentara sehingga beberapa kali disangka anggota TNI. Tapi selain itu pernah juga disangka mahasiswa pecinta alam yang berpetualang, pernah juga saya disangka TKI Hong Kong, ampuun dah.

 

Salah sangka ini bermula beberapa tahun yang lalu dan beberapa kali terjadi di angkutan umum. Dari sopir angkot, penumpang kapal jurusan Medan – Jakarta sampai polisi pernah menyangka saya polisi. Kalau sopir dia bertanya standar,"Dinas di mana Pak?", seorang bapak di bus Kupang – Soe bertanya."Tugas di kesatuan mana?" tapi yang paling seru waktu disindir-sindir sama polisi di Tebing Tinggi.

 

Tengah malam waktu di Tebing Tinggi saya kelaparan dan mengajak seorang teman naik motor mencari makanan. Sedang asik menunggu makanan disiapkan untuk dibawa pulang eh ada beberapa orang polisi berbicara keras, pertama dalam bahasa Batak dan kemudian dalam Bahasa Indonesia, dan saya merasa mereka menyindir seseorang dengan berseru kuat-kuat,"Sudahlah sudah malam ini, carilah kesempatan untuk orang lain cari makan!!!!" Hah, siapa yang mereka maksud, tapi anehnya mereka tidak menoleh ke arah saya sama sekali. Belakangan saya sadar, ampuuun saya disangka tentara dan polisi itu merasa saya terlalu rajin mencari duit di tengah malam, takut saingan mereka.

 

Tapi tampang tentara justru mengerikan waktu saya harus pergi ke Aceh, bagaimana tidak, GAM waktu itu masih berkuasa di jalan-jalan dan menculik orang sipil apalagi tentara. Akhirnya saya bersiap-siap tidak potong rambut cepak waktu berada di Medan karena takut kalau harus ke Aceh dengan berambut cepak. Untunglah Aceh sudah damai  

 

Kejadian terakhir baru saja sebulan lalu, mungkin karena berbaju biru dan bercelana coklat serta rambut cepak, yah disangka tentara lagi. Pernah juga saat mengambil lisensi selam, saya dilatih para tentara AL eh sempat disangka tentara juga :-P

 

Tampang mahasiswa

Dalam kunjungan ke Taman Nasional Baluran, saya langsung disangka mahasiswa pecinta alam, hehehe mana percaya mereka kalau tahu saya orang kantoran waktu melihat saya dengan backpack besar. Begitu juga waktu di Soe, saya disangka mahasiswa dengan backpack besarnya.

 

Di Eropa, saya pernah ditawari tiket mahasiswa yang sayangnya saya sudah ketuaan hahahaha, tapi sepertinya tampang saya terlihat hemat dibanding umur apalagi kalau dibanding orang Eropa yang rata-rata boros tampang

 

Salah asal

Entah beberapa kali orang sangka saya orang Batak, mungkin aura orang Batak dah saya serap jadi disangka Batak. Memang saya banyak teman akrab orang Batak.. Mereka tambah bingung saya mengerti adat orang Batak hehehe gak sia-sia akrab dengan orang Batak

 

Waktu di Timor, beberapa orang langsung menyapa saya dengan panggilan Mas, Panggilan ini terasa lain karena ini menandakan mereka menganggap saya orang Jawa karena mereka di Timor memanggil orang lebih tua dengan panggilan kakak. Hehehehe Jawir juga ya saya ini.

 

Yang aneh di Bruge, Belgia saya disangka orang Nepal, hehehe sempat bingung dan akhirnya baru sadar ada pameran budaya Nepal disana. Kalau disangka orang Filipina lebih sering lagi maklum banyak pekerja migran Filipina disana.

 

Tapi pernah saya terbengong-bengong waktu disangka TKI dari Hong Kong saat petugas imigrasi bandara Cengkareng melayani saya. Ooops, lupa banyak TKI di Hong Kong hehehe padahal saya hanya transit di Hong Kong sebentar. Ah saya lupa memakai jaket kulit saya supaya lebih keren.

 

Biar bagaimanapun masih bersyukur karena masih dianggap manusia kan? Hehehehehe halaaaah

 

Pesan moral :

- Beruntung disangka tentara daripada disangka copet :-P

- Stereotype itu tidak enak apalagi kalau salah menilai orang.

 

Catatan :

-  Jadi kangen Medan serta Aceh entah kapan bisa menjelajah daerah itu lagi

- Cerita ini menyambung tulisan sebelumnya tentang jelajah Timor Barat yang seru bener.

 

Posted at 12:28 am by androsa

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry